Pengaruh Konsep Diri terhadap Kecemasan Berbicara di Depan Umum pada Siswa di SMA X di Kabupaten Bekasi
Abstract
Kecemasan berbicara di depan umum merupakan salah satu permasalahan yang sering dialami siswa SMA dan diduga dipengaruhi oleh konsep diri. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh konsep diri terhadap kecemasan berbicara di depan umum serta kontribusi setiap dimensi konsep diri pada siswa kelas X dan XI SMAN 1 Setu Kabupaten Bekasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode kausal terhadap 289 siswa yang dipilih menggunakan teknik stratified cluster random sampling. Data dianalisis menggunakan regresi linear sederhana dan regresi linear berganda metode stepwise. Hasil menunjukkan bahwa konsep diri berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kecemasan berbicara di depan umum. Analisis lanjutan menunjukkan bahwa dimensi penyesuaian emosional, kejujuran, dan pemenuhan diri berpengaruh signifikan, sedangkan dimensi otonomi tidak berpengaruh signifikan.
References
Aisyah, C. T., Natalya, L., Surijah, E. A., & McCroskey, L. L. (2019). Communication apprehension: Evaluation of use of the Indonesian Language version of the PRCA-24 [Kecemasan komunikasi: Evaluasi penggunaan PRCA-24 versi Bahasa Indonesia]. ANIMA Indonesian Psychological Journal, 35(1). https://doi.org/10.24123/aipj.v35i1.2884
Bandura, A. (1982). Self-efficacy mechanism in human agency. American Psychologist, 37(2), 122–147. https://doi.org/10.1037/0003-066X.37.2.122
Clark, D. M., & Wells, A. (1995). A cognitive model of social phobia. In R. G. Heimberg, M. Liebowitz, D. A. Hope, & F. R. Schneier (Eds.), Social phobia: Diagnosis, assessment, and treatment. Guilford Press.
Dhema, A. M. (2023). Konsep diri dengan kecenderungan kecemasan berbicara di depan umum pada mahasiswa. Journal of Indonesian Psychological Science (JIPS), 3(1), 298–309. https://doi.org/10.18860/jips.v3i1.21072
Fitts, W. H. (1972). The self concept and psychopathology. Dede Wallace Center.
Goñi, E., Madariaga, J. M., Axpe, I., & Goñi, A. (2011). Structure of the Personal Self-Concept (PSC) Questionnaire. International Journal of Clinical and Health Psychology, 11.
Gross, J. J. (1998). The emerging field of emotion regulation: An integrative review. Review of General Psychology, 2(3), 271–299.
Hamandia, M. R. (2022). Analisis konseptual mengenai kecemasan dalam berbicara di depan umum. Jurnal Komunikasi Islam dan Kehumasan (JKPI), 6(1), 59–70. https://doi.org/10.19109/jkpi.v6i1.12956
Hartanti, J. (2021). Konsep diri: Karakteristik berbagai usia. UNIPA Surabaya.
Hashemi, Z., Shokrpour, N., Valinejad, M., & Hadavi, M. (2020). Communication apprehension and level of anxiety in the medical students of Rafsanjan University of Medical Sciences. Journal of Education and Health Promotion, 9(1). https://doi.org/10.4103/jehp.jehp_401_20
Jusnita, R., Haeriyah, S., Susanto, A. D., & Madani, Y. (2025). Hubungan konsep diri dengan kecemasan berbicara di depan umum pada siswa SMP Negeri 1 Curug Kab. Tangerang. Jurnal Penelitian Nusantara, 1, 48–51. https://doi.org/10.59435/menulis.v1i9.637
Kinzer, H. J. (1985). Video feedback in the classroom: Possible consequences for the communication apprehensive.
Marsh, H. W., & O’Neill, R. (1984). Self Description Questionnaire III: The construct validity of multidimensional self-concept ratings by late adolescents. Journal of Educational Measurement, 21(2).
McCroskey, J. C. (1981). Oral communication apprehension: Reconceptualization and a new look at measurement.
Muslimin, K. (2013). Faktor-faktor yang memengaruhi kecemasan berkomunikasi di depan umum.
Ryan, R. M., & Deci, E. L. (2000). Self-determination theory and the facilitation of intrinsic motivation, social development, and well-being. American Psychologist, 55(1), 68–78.
Safitri, H., & Wahyuni, H. (2022). Korelasi antara self-concept dengan public speaking pada peserta didik. Jambura Guidance and Counseling Journal, 3(1).
Salsabila, A. A. F., Hayati, S., & Aditya, A. M. (2023). Hubungan konsep diri dengan kecemasan berbicara di depan umum pada mahasiswa di Kota Makassar. Jurnal Psikologi Karakter, 3(2), 533–539. https://doi.org/10.56326/jpk.v3i2.2345
Santrock, J. W. (2003). Adolescence: Perkembangan remaja.
Shavelson, R. J., Hubner, J. J., & Stanton, G. C. (1976). Self-concept: Validation of construct interpretations. Review of Educational Research, 46(3).
Most read articles by the same author(s)
- Ikawati Ratnaduhita, Ferdy Muzzamil, Rizma Afian Azhiim, Hubungan Agresivitas Verbal dengan Perilaku Cyberbullying di Kalangan Gen Z pada Pengguna Tiktok , Orbit: Jurnal Ilmu Multidisiplin Nusantara: Vol. 2 No. 4 (2026): Orbit: Jurnal Ilmu Multidisiplin Nusantara
- Nursyaniah Siregar, Lenny Utama Afriyenti, Rizma Afian Azhiim, Hubungan Social Support dengan Quarter Life Crisis Pada Perempuan dalam Fase Emerging Adulthood , Orbit: Jurnal Ilmu Multidisiplin Nusantara: Vol. 2 No. 4 (2026): Orbit: Jurnal Ilmu Multidisiplin Nusantara
- Ivan Maulana Ibrahim, Lenny Utama Afriyenti, Rizma Afian Azhiim, Gambaran Psychological Well-Being pada Komunitas Lari GBK di Jakarta , Orbit: Jurnal Ilmu Multidisiplin Nusantara: Vol. 2 No. 4 (2026): Orbit: Jurnal Ilmu Multidisiplin Nusantara
Similar Articles
- Arizki Arizki, Erik Saut H.Hutahaean, Ferdy Muzzamil, Hubungan antara Kontrol Diri dengan Fear of Missing Out (FoMO) pada Generasi Z dalam Pembelian Produk Skincare , Orbit: Jurnal Ilmu Multidisiplin Nusantara: Vol. 2 No. 4 (2026): Orbit: Jurnal Ilmu Multidisiplin Nusantara
- Muhammad Aqshal Sallim, Cindy Tiara Adinda, Wahyu Aulizalsini Alurmei, Kenapa Bisa Sejauh Itu? Menelusuri Faktor-Faktor Bunuh Diri Pada Remaja: Literature Review , Orbit: Jurnal Ilmu Multidisiplin Nusantara: Vol. 1 No. 4 (2025): Orbit: Jurnal Ilmu Multidisiplin Nusantara
- Ghina Rizkirabbani Labibah, Sarita Candra Merida, Tugimin Supriyadi, Hubungan Kepercayan Diri dengan Perilaku Asertif Mahasiswa dalam Organisasi Kemahasiswaan di Kota Bekasi , Orbit: Jurnal Ilmu Multidisiplin Nusantara: Vol. 2 No. 4 (2026): Orbit: Jurnal Ilmu Multidisiplin Nusantara
- Pia Dasmayanti, Raihan Saputra, Hubungan Sense of Humor dengan Penyesuaian Diri pada Mahasiswa Baru , Orbit: Jurnal Ilmu Multidisiplin Nusantara: Vol. 1 No. 1 (2024): Orbit: Jurnal Ilmu Multidisiplin Nusantara
- Nurli Septiani, Sandra Adetya Syarif, Mic Finanto Ario Bangun, Pengaruh Keterlibatan Peran Ayah terhadap Pemilihan Pasangan pada Perempuan Dewasa yang Belum Menikah , Orbit: Jurnal Ilmu Multidisiplin Nusantara: Vol. 2 No. 4 (2026): Orbit: Jurnal Ilmu Multidisiplin Nusantara
- Widaderevi Tryanthamie Najla Ufairah, Hema Dayita, Andreas Corsini Widya Nugraha, Pengaruh Self-Compassion terhadap Loneliness pada Mahasiswa Rantau , Orbit: Jurnal Ilmu Multidisiplin Nusantara: Vol. 2 No. 4 (2026): Orbit: Jurnal Ilmu Multidisiplin Nusantara
- Nursyaniah Siregar, Lenny Utama Afriyenti, Rizma Afian Azhiim, Hubungan Social Support dengan Quarter Life Crisis Pada Perempuan dalam Fase Emerging Adulthood , Orbit: Jurnal Ilmu Multidisiplin Nusantara: Vol. 2 No. 4 (2026): Orbit: Jurnal Ilmu Multidisiplin Nusantara
- Ananda Septia Azahra, Netty Merdiaty, Sulistiasih Sulistiasih, Lingkungan Kerja Sebagai Prediktor terhadap Munculnya Burnout Pada Perawat di Kota Bekasi , Orbit: Jurnal Ilmu Multidisiplin Nusantara: Vol. 2 No. 4 (2026): Orbit: Jurnal Ilmu Multidisiplin Nusantara
- Rini Nofsiska Sari, Pengaruh Keterampilan Komunikasi Interpersonal Terhadap Kinerja Anggota Pusat Informasi Konseling Remaja (PIK R) di Kecamatan Junjung Sirih , Orbit: Jurnal Ilmu Multidisiplin Nusantara: Vol. 1 No. 1 (2024): Orbit: Jurnal Ilmu Multidisiplin Nusantara
- Selly Dwining Maulidina, Andreas Corsini Widya Nugraha, Arfian Arfian, Hubungan antara Kualitas Attachment Orang Tua dengan Perilaku Phubbing pada Remaja , Orbit: Jurnal Ilmu Multidisiplin Nusantara: Vol. 2 No. 4 (2026): Orbit: Jurnal Ilmu Multidisiplin Nusantara
You may also start an advanced similarity search for this article.