Orbit: Jurnal Ilmu Multidisiplin Nusantara

Vol 2. No 4. (2026)

Articles

Hubungan antara Kontrol Diri dengan Fear of Missing Out (FoMO) pada Generasi Z dalam Pembelian Produk Skincare

Arizki Arizki Psikologi, Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, Jakarta, Indonesia
Erik Saut H.Hutahaean Psikologi, Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, Jakarta, Indonesia
Ferdy Muzzamil Psikologi, Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, Jakarta, Indonesia
Published: 2026-08-03 DOI: 10.63217/orbit.v2i4.333

Abstract

Perkembangan industri skincare di Indonesia yang semakin pesat telah mendorong Generasi Z menjadi salah satu kelompok konsumen yang aktif mengikuti tren kecantikan melalui media sosial. Paparan informasi yang terus-menerus dari platform digital seperti TikTok dan Instagram berpotensi memunculkan Fear of Missing Out (FoMO), yaitu perasaan khawatir atau takut tertinggal informasi, pengalaman, maupun tren yang sedang berkembang. Salah satu faktor psikologis yang diduga berperan dalam menekan munculnya FoMO adalah kontrol diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kontrol diri dan FoMO pada Generasi Z dalam pembelian produk skincare. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Sampel penelitian berjumlah 120 responden Generasi Z yang membeli produk skincare, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan skala kontrol diri berdasarkan aspek Averill (1973) dan skala FoMO berdasarkan dimensi (Sette et al., 2019). Analisis data dilakukan dengan uji korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan negatif yang signifikan antara kontrol diri dan FoMO dengan nilai koefisien korelasi sebesar r = -0,547 dan p < 0,001. Hasil ini menunjukkan bahwa semakin tinggi kontrol diri yang dimiliki individu, maka semakin rendah tingkat FoMO yang dialaminya. Sebaliknya, semakin rendah kontrol diri, semakin tinggi kecenderungan individu mengalami FoMO. Temuan ini mengindikasikan bahwa kontrol diri berperan penting dalam membantu Generasi Z mengendalikan dorongan untuk mengikuti tren skincare yang berkembang di media sosial sehingga dapat membuat keputusan pembelian yang lebih rasional dan sesuai kebutuhan.

References

Averill, J. R. (1973). Personal control over aversive stimuli and its relationship to stress. Psychological Bulletin, 80(4), 286–303. https://doi.org/10.1037/h0034845

Kurniawan, R., & Utami, R. H. (2022). Validation of Online Fear of Missing Out (ON-FoMO) Scale in Indonesian Version. Jurnal Neo Konseling, 4(3), 1–10. https://doi.org/10.24036/00651kons2022

Maza, S., & Aprianty, R. A. (2022). Hubungan Kontrol Diri Dengan Fear Of Missing Out (Fomo) Pada Remaja Pengguna Media Sosial. Jurnal Mahasiswa BK An-Nur, 8(3), 148–157.

Mufarida, D. A. Al, & Santosa, R. P. (2024). Hubungan Antara Self Control Dengan Fear Of Missing Out (Fomo) Pada Generasi Z Pengguna Media Sosial Tiktok. PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Psikologi, 4(2), 194–205. https://doi.org/10.51878/paedagogy.v4i2.3077

Sembiring, R. W. (2022). Hubungan Kontrol Diri Dengan Perilaku Konsumtif Belanja Online Produk Fashion Wanita Dewasa Awal. Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

Sette, C. P., Lima, N. R. S., Queluz, F. N. F. R., Ferrari, B. L., & Hauck, N. (2019). The Online Fear of Missing Out Inventory ( ON-FoMO ): Development and Validation of a New Tool. Journal of Technology in Behavioral Science. https://doi.org/https://doi.org/10.1007/s41347-019-00110-0 The

Vadincha, A. L., & Arumi, M. sekar. (2024). Hubungan antara Self Control Dengan Fear of Missing Out (FOMO) Pada Penggunaan Media Sosial Tiktok. Liberosis: Jurnal Psikologi Dan Bimbingan Konseling, 2(3).